Kamis, 12 Oktober 2017

Ekspose KKL 2017

“EKSPOSE KULIAH KERJA LAPANGAN PENDIDIKAN GEOGRAFI”


UPI Bandung_ Departemen Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia mengadakan Ekspose Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Auditorium lantai 6 Gedung Nu’man Somantri FPIPS, hari Kamis, 12 Oktober 2017.

Kuliah Kerja Lapangan merupakan salah satu program akademik yang dilakukan di lapangan untuk mempelajari dan memahami aspek-aspek geografi secara langsung dalam asosiasi keruangan, sebagai bagian integral dari perkuliahan yang dilakukan di dalam kelas. Tujuan KKL sendiri untuk membekali mahasiswa agar memiliki keterampilan dan kemampuan analisis dalam memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar.

Ekspose merupakan bagian dari tahap pelaksanaan KKL yang telah dilakukan diantaranya tahap persiapan, pelaksanaan lapangan, dan pelaporan. Pemaparan hasil Kuliah Kerja Lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2014, 2015, dan 2016 di depan para audiens dan dosen. Berharap dengan adanya ekspose ini, mahasiswa dapat mempertanggungjawabkan hasil pengamatan selama dilapangan.

Dalam Pedoman Praktikum Kerja Lapangan, KKL terdiri dari 3 tahap diantaranya Identifikasi, Komparasi, dan Ploblem Solving. Hal ini yang menjadi tema utama yang perlu dikaji oleh mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2014, 2015, dan 2016 dengan lokasi yang berbeda sesuai kajian masing-masing.

Kuliah Kerja Lapangan tahap 1 dilaksanakan di Pangandaran sebagai lokasi pengamatan, dengan tema "Identifikasi Karakteristik Desa dalam Memajukan Pariwisata di Wilayah Pangandaran, Jawa Barat" dengan lokasi kajian Desa Babakan, Cikembulan, Wonoharjo, Pananjung, dan Pangandaran.


 (Penyampaian hasil pengamatan KKL tahap 1 oleh Ahmad Firli)

Kemudian Kuliah Kerja Lapangan tahap 2 dilaksanakan di luar wilayah Jawa Barat, dengan mengusung tema “Komparasi Pembangunan Desa EMAS (Elok, Mandiri, Asri, dan Sejahtera) di Kabupaten Terluas di Ujung Timur Pulau Jawa Banyuwangi” dengan lokasi kajian Desa Blimbingsari, Kemiren, Patoman, Banjar, Tamansari, dan Kampung Anyar.



(Dr. Hj. Epon Ningrum, M.Pd sedang memberikan pertanyaan kepada penyaji KKL Tahap 2 yaitu Ikhsan Khoirul Anam, Cucu Daryamah, Ratu Nabillah, dan Ardhy Muhammad Firman)

Sedangkan Kuliah Kerja Lapangan tahap 3 berbeda dengan KKL tahap 1 dan 2 yang dilakukan di luar Pulau Jawa, yaitu di Pulau Belitung dengan tema “ Problem Solving Pembangunan Pedesaan di Pulau Belitung” dengan lokasi kajian yaitu Kecamatan Membalong, Badau, Kalapa Kampit, Manggar, Gantung, Tanjung Pandan, Sijuk, dan Simpang Pesak. 


 (Penyampaian hasil pengamatan KKL tahap 3 oleh Adi Setiadi, Mega Siti Fatimah, Luthpi Padhlulloh, dan Silvananda)


Dengan adanya Kuliah Kerja Lapangan (KKL), diharapkan mahasiswa mampu memahami fenomena di lingkungan sekitar berdasarkan keilmuan Geografi yang telah dipelajari pada saat perkuliahan serta melalui kegiatan KKL, mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dalam memperkenalkan potensi yang dimiliki setiap wilayah kajian sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*Wiganda)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Film Pendek Media Pembelajaran Geografi

MEDIA AUDIO VISUAL FILM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Materi Pembelajaran : Materi Keragaman Budaya  Wiganda 1500461  Menurut Sukm...